Di Hadapan Ribuan Kelompok Tani, Fadil Imran: Saya Ini Nomor Dua

13 Oktober 2024 00:16:17 Headline
Reporter : -   |   Editor : Admin   |   Jumlah dibaca: 133

GOWA, TERAS BERITA, COM----- Menghentak memang apa yang diungkapkan Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Polri Moh.  Fadil Imran, di hadapan ribuan petani dan kelompok tani di Gowa kalau dirinya nomor dua. "Saya ingin sampaikan kepada kita-kita semua kalau saya ini nomor dua," ungkapnya, Jumat 11/10.

 
Pernyataan ini langsung membuat suasana menjadi hening--tapi suasana kembali cair, dengan mengatakan kalau dirinya merupakan anak kedua dari delapan bersaudara. "Saya ini anak kedua dari delapan bersaudara," ujarnya dengan nada canda.
 
Suasana langsung riuh dibarengi dengan aplaus panjang dari petani dan kelompok tani yang hadir, termasuk sejumlah pejabat tinggi TNI Polri yang hadir.
 
Seperti diketahui, Moh. Fadil Imran, menginjakkan kaki di Gowa, bersama Kasum ABRI Letjen TNI Richard T.H Tampubolon, dalam rangka kunjungan kerja Mentan RI Andi Amran Sulaiman.
 
Fadil mengakui, bahwa kehidupan masa kecilnya diliputi kesusahan. Dengan delapan bersaudara, keluarganya harus bekerja keras. Pagi-pagi sekali bersama neneknya sudah turun ke sawah paje'ko (membajak sawah, red) di sebuah kampung kecil di Bontonompo.
 
"Dulu kehidupan saya juga susah. Pagi-pagi harus turun kesawah pa'jeko bersama nenek, tapi saya bersyukur bahwa bisa meraih bintang tiga di pundak," katanya.
 
Dia mengatakan, bahwa setiap orang harus punya mimpi. Karena itu, harus kerja keras, disiplin dan berjuang untuk meraih mimpi itu.
 
"Saya ini seorang anak petani di sebuah kampung di Bontonompo, tapi saya tetap bangga menjadi orang Gowa" ujar petinggi Polri bintang tiga ini.
 
Dia lalu menceritakan masa kecilnya di sebuah kampung di Bontonompo, di pagi hari bersama sang nenek sudah ada di sawah untuk pa'jeko (membajak sawa). Baginya, ini bagian dari menanam anak bangsa.
 
"Kendati saya anak petani, tapi alhamdulillah saya mampu meraih bintang tiga," ujarnya sembari memegang bintang tiga di pundaknya.
 
Ungkapan ini bagi Fadil Imran, merupakan dorongan bagi siapa saja yang memiliki cita-cita, untuk terus berusaha dengan keras. "Ini saya sampaikan, bahwa kalau mau berjuang, kalau mau disiplin, kalau mau kerja keras, maka kamu akan meraih sukses," tambahnya.
 
Dia juga mengingatkan Babinkamtibmas, begitu banyak persoalan yang dihadapi petani saat ini, sehingga peran Babinkamtibmas sangat dibutuhkan, dengan hadir di tengah-tengah petani, sehingga melahirkan perubahan. (***)
 

Nama

Komentar

Berita Serupa yang Mungkin Anda Suka

Berita Terbaru