Sudirman Said: Hanya ada Satu Organisasi Kepalangmerahan di Satu Negara
JAKARTA, TERAS BERITA, COM---- Mantan Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said merespon terpilihnya Agung Laksono sebagai Ketua Umum PMI versi Munas Tandingan. Proses ini dipandang sebagai pengabaikan prinsip-prinsip gerakan kepalangmerahan internasional.
Seperti diketahui, PMI bergerak dilandasi oleh tujuh prinsip gerakan kepalangmerahan yaitu: 1) Kemanusiaan, 2) Kesamaan, 3) Kenetralan, 4) Kesukarelaan, 5) Kemandirian, 6) Kesatuan, dan 7) Kesemestaan.
“Aturan dan kesepakatan di dalam gerakan kepalangmerahan, di setiap negara hanya mengenal satu organisasi kepalangmerahan. Setiap negara bisa memilih apakah Palang Merah, atau Bulan Sabit Merah. Indonesia telah memilih bentuk Palang Merah, dan telah diformalkan melalui UU No.1/2018," ujarnya, Senin 9/12.
“Dengan demikian, setiap ada inisiatif untuk membentuk organisasi atau mekanisme dan kepengurusan tandingan, dapat dikategorikan sebagai tindakan illegal”, kata Ketua Institut Harkat Negeri ini.
Dijelaskan bahwa prinsip Kesatuan mengandung makna, di setiap negara hanya ada satu organisasi kepalangmerahan yang terbuka dan melayani seluruh masyarakat di seluruh wilayah negara tersebut.
“Dengan demikian bila ada pihak yang membentuk kepengurusan tandingan, apalagi melalui proses yang tidak punya landasan hukum, itu maknanya mereka tidak memahami tujuh prinsip gerakan kepalangmerahan,” tutur Sudirman.
Ia juga menekankan bahwa gerakan kepalangmerahan merupakan gerakan universal di seluruh dunia, sesuai dengan prinsip ketujuh: Kesemestaan. “Sebagai bangsa yang beradab seyogyanya kita tidak menbuat malu di kancah internasional. Bila kejadian seperti Munas Tandingan dibiarkan, kita akan dipermalukan di mata dunia,” pungkasnya. (ks)
Berita Serupa yang Mungkin Anda Suka
-
Prabowo Kembali Apresiasi Mentan Andi Amran pada HUT Gerindra, Sambutan Hangat Menggema
BOGOR, TERAS BWRITA, COM---- Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto s...
-
Perkuat Hubungan Indonesia dan Malaysia, Jusuf Kalla Bertemu Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim
MALAYSIA, TERAS BERITA, COM----- Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK melakukan pe...
-
Adnan Manjakan Pegawai di Gowa, Naikkan TPP Hingga 31 Persen
GOWA, TERAS BERITA, COM---- Pegawai Negeri Sipil dan non ASN di Gowa benar-benar dimanjakan oleh...




